Agustus 2025

 

Banyak yang berfikir bahwa kecerdasan bentuknya selau dalam ukuran angka dan nilai-nilai yang pasti. Padahal jika ditelusuri lebih jauh, kecerdasan memiliki ragam percabangan, ragam jenis dan ragam interpretasinya. Jika kalian cukup cerdas untuk memahami ini, kalian mungkin akan mulai dari mengenal istilah apa itu kecerdasan?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,

cerdas/cer·das/ a 1 sempurna perkembangan akal budinya (untuk berpikir, mengerti, dan sebagainya); tajam pikiran: sekolah bertujuan mendidik anak agar menjadi orang yang -- lagi baik budi; 2 sempurna pertumbuhan tubuhnya (sehat, kuat): biarpun kecil badannya, tidak kurang -- nya;

-- cermat pertandingan adu ketajaman berpikir dan ketangkasan menjawab (pertanyaan, soal matematika, dan sebagainya) secara cepat dan tepat;
-- tangkas cerdas cermat;

mencerdaskan/men·cer·das·kan/ v mengusahakan dan sebagainya supaya sempurna akal budinya; menjadikan cerdas: usaha ~ bangsa harus mendapat prioritas pertama dalam rencana pembangunan; ~ akal budi;

pencerdasan/pen·cer·das·an/ n proses, cara, perbuatan mencerdaskan;

kecerdasan/ke·cer·das·an/ n 1 perihal cerdas; 2 perbuatan mencerdaskan; kesempurnaan perkembangan akal budi (seperti kepandaian, ketajaman pikiran): perpustakaan didirikan untuk meningkatkan ~ masyarakat;~ emosional kecerdasan yang berkenaan dengan hati dan kepedulian antarsesama manusia, makhluk lain, dan alam sekitar; ~ intelektual kecerdasan yang menuntut pemberdayaan otak, hati, jasmani, dan pengaktifan manusia untuk berinteraksi secara fungsional dengan yang lain; ~ spiritual kecerdasan yang berkenaan dengan hati dan kepedulian antarsesama manusia, makhluk lain, dan alam sekitar berdasarkan keyakinan akan adanya Tuhan Yang Maha Esa

Ada banyak sekali interpretasi dari kecerdasan, namun sebenarnya tidak terdapat pada teori-teori di atas. Kecerdasan salah satunya mugnkin bisa berbentuk kegigihan, ketugulan, kedisiplinan, konsistensi. Mengapa demikian? Karena jika dicermati lebih jauh, banyak kecerdasan tidaklah dibawa sejak lahir tetapi terbentuk seiring usia dan perkembangan. Kecerdasan menurut sudut pandang saya pribadi adalah hasil dari upaya konsistensi yang membentuk suatu karakter di dalam diri manusia. Karakter itu bisa beragam bentuknya, bisa beragam warnanya, bisa beragam dampaknya dan itu semua adalah akumulasi dari konsistensi terus menerus oleh orang lain atau dirinya sendiri.

Kamis, 21 Agustus 2025 M, 27 Safar 1447 H.

 

Berbicara tentang perubahan dalam hidup, kalian dan saya pastinya sering mendengar istilah From Zero to Hero, From Zero to One dsb. Hal ini tentu saja dapat langsung dimaknai bahwa seseorang itu inginnya dari belum memulai menjadi melangkah, dari belum punya menjadi ber-ada. Namun dalam sudut pandang saya pribadi istilah ini tidaklah tepat. 

Berbicara tentang hidup bukanlah satu titik tertentu yang dapat dimengerti sebagai momen pencapaian atau perolehan tertentu. Berbicara tentang hidup ialah tentang perjalanan, melangkah, proses dari sesuatu menjadi sesuatu. Maka untuk menggambarkan konsep awal tadi, saya lebih ingin mengistilahkannya menjadi FROM ZEROTH to FIRST. Hal ini bermakna bahwa semuanya adalah sebuah tahap-tahap yang harus dilakukan, dari ke-0 menjadi yang pertama, dan jika cukup bagus maka akan ada yang kedua, ketiga dst.

Untuk itu tidaklah tepat mengukur kisah hidup seseorang dari apa yang dia miliki, dari apa yang dia capai, dari apa yang dia peroleh. Ukuran yang menurut sudut pandang saya pribadi cukup dapat mewakili ialah dari apa yang pernah dan sedang dia lakukan.

Rabu, 20 Agustus 2025 H, 26 Safar 1447 H.

06:52 WITA

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget