Februari 2020



‘Ibadallah Rijalallah Aghitsuna li ajlillah .…Li Ajlillah
Wahai Hamba hamba Allah, Wahai wali-wali Allah. Tolonglah kami karena Allah
.
Wakuunu Aulaana Lillaah Asaa Nakhtoo Bifadhlillah
Bantulah kami karena Allah, Semoga tercapai hajat kami karena anugerah Allah
.
Wa Yaa Aqthoob Wa Yaa Anjab Wa yaa Saadat Wayaa Ahbab … Waya Ahbaab
Wahai para wali qutub, wahai para wali yang dermawan, wahai para sayyid dan habaib (keturunan Rasulullah saw.)
.
Wa Antum Yaa ulil Albab Ta’aa Lau Wan surru Lillah
Wahai para wali yang memiliki akal sempurna, engkau adalah penolong, penyantun, datanglah kemari, tolonglah karena Allah
.
Sa-alnakum sa-alnakum Wali Zulfaa Rojaunakum…..Rojaunakum
Dengan perantaraan engkau kami memohon, dengan perantaraan engkau kami memohon dengan mengharapkan do’amu kami dekat dengan Allah
.
Wa Fii Amrin Qoshadnaakum Faa Syudduuu “azmakum Lillah
Dengan maksud perantaraan engkau, untuk tercapai urusan kami, karenanya kokohkanlah tujuan kami karena Allah
.
Faa Yaa Robbii Bi Saadaati Tahaqqoqliii Isyaarotii ……Isyarotii
Wahai tuhan kami, dengan perantaraan tuan-tuan yang menjadi wali, kokohkanlah petunjuk-Mu kepada kami
.
‘Asaa Ta’tii Bi Syaarooti Wa Yashfu Waqtuna Lillah
Semoga lekas datang kebahagiaan kami, semoga waktu kami bersih untuk beribadah karena Allah
.
Bi Kasyfil Hajbi “an ‘aini Wa Rof’il Baini Mim Bainin ..….Mimbainin
Dengan terbukanya tirai penutup dari mata kami dan hilangkan penghalang antara kami dan Allah.
.
🎵 Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-jailani

Tragedi Kentut Wanita Cantik - Waktu lagi nongkrong di Starbuck, seorang wanita cantik tiba-tiba sudah tidak tahan ingin kentut. Waktu itu suara musiknya sangat keras, dan dia kentut sesuai beat musiknya. Setelah beberapa lagu, dia merasa enakan dan menghabiskan lattenya.
Ketika dia berdiri, dia heran karena banyak mata yang memandang dirinya.
Tiba-tiba dia ingat, dia tadi mendengarkan musiknya pakai headset.

*Perlindungan*

Awal bertemu,
Kami pikir ini tak akan semudah itu,
Bertemu dengan orang baru,
Menyesuaikan hal hal baru.
Kami dipertemukan,
disebuah lingkungan,
yang kami namai perlindungan.
Kami tumbuh bersama,
Dengan 37 manusia,
Yang sungguh berbeda-beda.
Waktu berjalan,
kami mulai menemukan,
tawa tawa kebahagiaan,
Hingga tangisan perkelahian.
Kami bahagia,
Sungguh bahagia,
Walau kami hanya di pandang sebelah mata.
Kami kalah,
Selalu kalah,
Walau kami telah bersusah payah.
Kami mulai goyah,
Mulai mengakui bahwa kami lemah,
Walau hati kami terus patah.
Kami mencoba bangkit,
Walau kami harus lari terbirit-birit.
Saat kami mulai bisa berdiri,
Satu teman kami harus pergi,
Meninggalkan perlindungan yang nyaman ini.
Kami terluka,
Tapi kami berkata,
Kami tidak apa-apa.
Kami berusaha bangkit lagi,
Mengejar ketertinggalan yang kian jauh pergi,
Tapi,
Hati kami dihancurkan lagi,
Dua teman kami,
Dipaksa untuk pergi.
Kami menangis,
Hati kami kian teriris,
Perpisahan memang sadis,
Tapi kami harus menerima kenyataan yang miris.
Lika liku hidup, kami lalui bersama,
Nama kami, mulai terdengar di udara,
Akhirnya,
Kami hadir sebagai juara.
Bahagia,
Itulah rasanya,
Perjuangan kami tidak terasa sia-sia.
Tapi kami lupa,
Semakin dekat dengan juara,
Semakin dekat dengan puncaknya,
Semakin dekat juga,
Dengan akhirnya.
Tak terasa,
Kita sudah berada di ujung cerita,
Meninggalkan segala duka lara,
Suka cita,
Maupun rasa cinta.
Kita harus beranjak pergi,
Meninggalkan momen ini,
terima kasih sudah mengisi,
Mengisi hidup, yang terasa sunyi.
Perlindunganku,
Ku ungkapkan rasa cintaku,
Tak lupa rasa terima kasih ku,
Aku,
Akan mengingat momen ini, sepanjang hidupku.

Perampok berteriak kepada semua orang di bank :
” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”
Semua orang di bank kemudian tiarap.
Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.
Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”
Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.
Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”
Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”
Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.
Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”
Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”
Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.
Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.

Selamat mencermati kisah diatas. Meski mengandung humor namun ada point-point yang bisa kita tangkap dari humor bisnis di atas...
Apakah anda bisa melihat, mengapa bangsa ini selalu ada keributan ?
Kisah Perampokan diatas, adalah representing segala sesuatu yg terjadi di Negara ini.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget