Isra Miraj: Perjalanan Bersama Allah

Apa yang ingin saya lakukan di usia 25 tahun ini? 
Ketika Muhammad bin Abdullah berusia 25 Tahun, beliau menikah dengan Khadijah, menjadi seorang pedagang dan memainkan peran sosial sebagai insan yang terpercaya, bergelar Al Amin.

Jika tugas ummat saat ini adalah meneladani dan mengikuti jejak langkahnya Nabi Muhammad SAW, maka yang harus dilakukan di usia 25 tahun ini adalah menyiapkan diri untuk menikah. Namun pernikahan bukanlah sesuatu yang dapat terjadi tanpa persiapan. Sejujurnya, perjalanan di usia 25 tahun ini bukan perjalanan yang mudah, melainkan penuh keraguan dan persimpangan jalan.

Apa yang seharusnya saya lakukan?

Kembali kepada cara nabi dalam mengisi masa mudanya, yaitu dengan pengembalaan, pengalaman, dan akhlak yang terpuji. Maka alangkah baiknya mereka yang mampu melakukan hal tersebut.

Pengembalaan adalah proses menjadi pemimpin. Lebih dari sekedar mengembala domba, tetapi juga mendidik diri untuk sabar, untuk cerdas dalam mengambil keputusan dan berani bertanggung jawab.

Usia saya saat ini 25 tahun, dan saya sudah melakukan sebisa mungkin berbagai persiapan untuk mencapai proses ini. Meskipun banyak hal belum berjalan sesuai rencana, namun semua itu sudah berada dalam garis takdirnya.

Tepat hari ini, 12 Rabiul Awal. Mengingatkan kembali perjalanan nabi di malam hari. Isra Miraj, sebuah perjalanan horizontal dan vertikal. Dari masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Dari Masjidil Aqsa naik menembuh setiap lapis langit menuju Sidratul Muntaha.
Dan perjalan hidup manusia juga seperti itu, terkadang harus melakukan pengembaraan melewati ribuan kilometer bersama kepalsuan, hingga menemukan langkah yang benar dan sejati. Terkadang harus melalui pendakian, dari satu lapis ke lapisan lain hingga mencapai inti dari tujuan. Dan semua itu harus bersama Allah. 

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget